Hasil itu membuat Indonesia kalah dengan agregat 2-3. Timnas Indonesia menang 2-1 di leg pertama.
Kekalahan di leg kedua diperoleh timnas Indonesia setelah lebih banyak ditekan. Timnas Indonesia yang cenderung bermain bertahan menempatkan Boaz Solossa sendiri di depan.
Timnas Indonesia juga berkali-kali mendapat ancaman, seperti lewat Siroch Chattong dan Chanathip Songkrasin. Beruntung gawang Kurnia Meiga masih aman.
Skuad Garuda baru mencoba mencetak gol pada menit ke-26. Namun, bola sepakan Zulham amrun jauh dari sasaran.
Sementara pada menit ke-28, kesalahan Fachruddin Wahyudi membuang bola membuat gawang Indonesia tak aman. Indonesia tak kebobolan lantaran bola sepakan Tristan Do terbang jauh di atas mistar.
Adapun pada menit ke-37, bola umpan Tristan Do dari dalam kotak bisa dihalau Fachruddin keluar sebelum dimaksimalkan pemain depan Thailand.
Timnas Indonesia akhirnya kebobolan pada menit ke-37. Itu berawal dari umpan silang Theerathon Bunmathan. Bola yang dihalau Fachruddin mengenai kaki Siroch Chattong dan masuk. Skor 2-1 untuk Thailand tidak berubah hingga turun minum.
(Selanjutnya: Babak II)
Indonesia makin tertinggal setelah Siroch Chattong mencetak gol lagi pada menit ke-47. Lahirnya gol berawal dari umpan pendek Chanathip Songkrasin. Bola di dalam kotak ditembakan Siroch Chattong, yang tanpa pengawalan, dan mengarah ke pojok tiang jauh.
Sementara itu, bola sepakan percobaan Teerasil Dangda pada menit ke-50 diblok Kurnia Meiga. Timnas Indonesia yang mencoba meningkatkan serangan tetap menemui kebuntuan.
Timnas Indonesia hampir kebobolan lagi pada menit ke-70. Itu setelah Teerasil Dangda memeroleh umpan terobosan dan berlari sendiri tanpa diganggu bek Indonesia. Beruntung bola sepakannya di dalam kotak diblok Kurnia Meiga yang maju untuk mengahalau.
Adapun pada menit ke-79 giliran bola sepakan Theerathon Bunmathan yang dihalau Kurnia Meiga. Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-80 setelah Kurnia Meiga dianggap menjegal langkah Siroch Chatthong.
Kurnia Meiga berhasil menghadang bola sepakan penalti Teerasil Dangda pada menit ke-81. Bola dihalau dengan kaki meski telah bergerak ke samping gawang.
Ujung laga diwarnai keluarnya kartu merah untuk Abduh Lestaluhu. Itu setelah menedang bola ke arah bangku cadangan Thailand.
Skor 2-0 untuk Thailand tidak berubah hingga laga berakhir. Thailand mengangkat piala dan ini untuk kelima kalinya sejak Piala AFF digulirkan pada 1996.
(Selanjutnya: Susunan Pemain dan Pergantian)
Susunan Pemain
Thailand: Kawin Thamsatchanan, Adison Promrak, Tanaboon Kesarat, Prathum Chutong, Tristan Do, Sarach Yooyen, Charyl Chappuis (Pokklaw A-Nan 82′), Theerathon Bunmathan, Chanathip Songkrasin, Siroch Chatthong (Sarawut Masuk 90′), Teerasil DangdaCadangan: Sinthaweechai Hathairattanakool, Chanin Sae-Ear, Peerapat Notechaiya, Kroekrit Thawikan, Mongkol Thosakrai, Adul Lahsoh, Sarawut Masuk, Koravit Namwiset, Pokklaw A-Nan, Rungrat Phumichantuk, Prakit Deeprom, Praweenwat Boonyong
Indonesia: Kurnia Meiga, Benny Wahyudi (Dedi Kusnandar 46′), Hansamu Yama, Fachruddin Wahyudi, Abduh Lestaluhu, Bayu Pradana, Manahati Lestusen, Zulham Zamrun (Lerby Eliandry 64′), Stefano Lilipaly, Rizky Pora (Ferdinand Sinaga 74′), Boaz Solossa
Cadangan: Teja Paku Alam, Andritany Ardhiyasa, Abdul Rachman, Evan Dimas, Ferdinand Sinaga, Dedi Kusnandar, Lerby Eliandry, Rudolof Yanto Basna, Muchlis Hadi, Bayu Gatra, Gunawan Dwi Cahyo, Andik Vermansah (Cedera)